Sinergi Departemen Gizi FK-KMK UGM dan Unila: Cetak Dosen Ahli Gizi Klinik Berstandar Global

Sebanyak enam dosen Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) telah menyelesaikan program *Fellowship in Research Laboratory* bidang Gizi Klinik. Program intensif ini diselenggarakan melalui kerja sama strategis dengan Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan pelatihan berlangsung secara berkala selama empat minggu dalam rentang periode Juli hingga Oktober di Departemen Gizi FK-KMK UGM. Rangkaian program tersebut dibiayai penuh oleh HETI Project Unila melalui dukungan dana Bank Pembangunan Asia (ADB). Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta kesiapan operasional RSPTN dan Integrated Research Center (IRC) Unila.

Peserta yang berpartisipasi dalam program ini terdiri dari Dr. dr. Reni Zuraida, M.Si., Sp.KKLP; Dr. dr. Dian Isti Angraini, MPH., Sp.KKLP; dr. Anisa Nuraisa Jausal, MKM; Ramadhana Komala, S.Gz., M.Si; Wiwi Febriani, S.Gz., M.Si; dan Sugirah Nour Rahman, S.Gz., M.Kes. Selama masa pelatihan, para akademisi tersebut mendalami berbagai materi penting yang terbagi dalam empat modul utama. Materi yang dipelajari mencakup Asuhan Gizi Terstandar (AGT/NCP) serta Penilaian Status Gizi, Skrining, dan Kolaborasi Interprofesional. Selain itu, para peserta juga mendapatkan pembekalan mendalam mengenai Manajemen Dietetik dan Penyelenggaraan Makanan Rumah Sakit. Penguatan kompetensi tersebut ditutup dengan pelatihan Keamanan Pangan Berbasis HACCP untuk lingkungan pelayanan kesehatan.

Pelaksanaan program ini secara nyata mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Pembelajaran berkelanjutan ini memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi para dosen. Setiap bulannya, para peserta mengikuti sesi pembelajaran luring di UGM melalui metode teori, praktikum, dan pelatihan langsung (*hands-on*). Seluruh proses akademik dirancang secara terstruktur guna memastikan penguasaan keterampilan klinis yang optimal demi mutu pendidikan perguruan tinggi. Fasilitas laboratorium dan kepakaran dosen pengampu di UGM turut mendukung kelancaran seluruh proses peningkatan kapasitas SDM ini.

Acara penutupan resmi program fellowship ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober. Seremonial penutupan dipimpin oleh Prof. Dr. Liliy Arsanti Lestari, S.T.P., M.P. bersama Prof. Dr. Susetyowati, D.C.N., M.Kes. Meskipun penutupan seremonial dimajukan, seluruh rangkaian agenda pelatihan riil tetap berjalan hingga Jumat, 9 Oktober. Melalui penutupan resmi ini, para peserta dinyatakan telah menyelesaikan seluruh target kurikulum dan evaluasi pelatihan secara tuntas. Penutupan acara berlangsung dengan khidmat sekaligus mengukuhkan komitmen penguatan kapasitas akademisi secara berkelanjutan.

Inisiatif kolaboratif ini juga menjadi wujud nyata komitmen terhadap SDGs poin 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals). Melalui kemitraan antar-perguruan tinggi ini, Unila dan UGM memperkuat sinergi global demi mencapai target pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan dan pendidikan. Selain meningkatkan kualitas pelayanan gizi berbasis *evidence-based practice* di RSPTN Unila, program ini turut mendorong publikasi riset bereputasi. Kolaborasi tersebut secara langsung memperkuat capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Unila di bidang kemitraan strategis. Keberhasilan program ini diharapkan dapat melahirkan inovasi pelayanan kesehatan yang bermanfaat luas bagi masyarakat.